ads
Profil Riva Siahaan: Dirut Pertamina Patra Niaga yang Jadi Tersangka Korupsi Migas Rp 193,7 Triliun

Profil Riva Siahaan: Dirut Pertamina Patra Niaga yang Jadi Tersangka Korupsi Migas Rp 193,7 Triliun

Smallest Font
Largest Font

Kabar Kala, Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT PertaminaPatra Niaga Riva Siahaan sebagai salah satu tersangka dalam dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada 2018-2023.

Selain Dirut Pertamina Patra Niaga, Kejaksaan Agung juga menetapkan enam orang lainnya dalam kasus tersebut. Saat ini mereka ditahan di Rutan Salemba selama 20 hari ke depan untuk keperluan pemeriksaan. 

Advertisement
Scroll To Continue with Content

Lantas, seperti apa profil Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan? 

Profil Patra Siahaan Dirut Pertamina Patra Niaga

Dilansir dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, Selasa (25/2/2025), Riva Siahaan merupakan lulusan sarjana Manajemen Ekonomi Universitas Trisakti pada 1999. 

Riva melanjutkan pendidikan Magister Business Administration di Oklahoma City University, Amerika Serikat pada 2001-2003.

Berdasarkan informasi di laman Linkedin miliknya, Riva memulai karier sebagai account manager di Matari Advertising selama Maret 2005 hingga Maret 2007. Kemudian ia menjadi asisten account director di TBWA Indonesia pada Maret 2007 hingga September 2008. 

Riva Siahaan menjadi bagian Pertamina sejak September 2008 hingga sekarang menempati posisi Dirut Pertamina Patra Niaga. Posisi pertamanya di PT Pertamina yakni sebagai key account officer selama September 2008 sampai Maret 2010. 

Riva kemudian menjadi senior bunker officer I pada April 2010 hingga Januari 2015. Berkat jabatan tersebut, Riva dipindahkan menjadi bunker trader di Pertamina Energy Services Pte. Ltd di Singapura. Posisi ini ditempati Riva selama Februari 2015 sampai Februari 2016. 

Setelah itu, Riva kembali ditarik ke PT Pertamina (Persero) di Jakarta. Dia mengisi jabatan sebagai senior officer industrial key account pada Februari 2016 sampai April 2018. Riva berganti jabatan menjadi pricing analyst, market and product development-retail fuel marketing selama Maret 2018 hingga April 2019. 

Karier Riva di Pertamina semakin cemerlang. Dia mengisi posisi sebagai vice president atau VP crude and gas operation PT. Pertamina International Shipping alias PIS pada April 2019 hingga Desember 2020. Dia didapuk sebagai VP sales & marketing PIS mulai Desember 2020 sampai Mei 2021. 

Riva selanjutnya ditugaskan sebagai commercial director PIS periode Mei sampai Oktober 2021. Riva lalu dipindahkan ke sub-holding Pertamina lainnya, yakni Pertamina Patra Niaga. Jabatan pertama Riva di Patra Niaga yakni corporate marketing and trading director. Posisi ini diisi Riva sejak Oktober 2021 sampai Juni 2023.

Dia kemudian diangkat sebagai CEO atau Dirut Pertamina Patra Niaga sejak Juni 2023 hingga saat ini. Keputusan ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS pada 16 Juni 2023. Riva Siahaan menggantikan Alfian Nasution sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga yang saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero). 

Riva kini menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan KKKS periode 2018–2023. Perbuatannya membuat harga BBM di dalam negeri lebih tinggi dari seharusnya, dan ditaksir merugikan negara Rp 193,7 triliun.

Tim Editor
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow
Postingan dibawah ini milik Platform MGID, kabarkala.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini.